Albino berasal dari bahasa latin (Albus berarti Putih), disebut juga sebagai Hypomelanism atau Hypomelanosis. Ini merupakan kelainan genetika dimana tubuh tidak dapat menghasilkan pigmen melanin (sebagai pelindung kulit dari cahaya matahari dan juga warna dari kulit).

Akibatnya seluruh bagian tubuh, mata dan rambut menjadi putih, bahkan terkadang hanya beberapa bagian saja yang berwarna putih.

Hal ini bukan hanya terjadi di manusia, namun hewan-hewan lain dimana kelainan genetika dapat terjadi. Tentu sangat jarang dan hampir tidak mungkin anda melihat hewan albino.

1. Gorila

"Snowflake" unique captive Albino Gorilla in Barcelona, Spain in December, 1996.

Albinisme tidak hanya mempengaruhi manusia dari waktu ke waktu, tetapi dapat juga mempengaruhi makhluk lainnya. Anggota lain dari primata bisa juga terlahir tanpa pigmen. Snowflake, satu-satu nya gorila dataran rendah yang terkena Albino didokumentasikan dalam sejarah biologi, lahir di alam liar di wilayah khatulistiwa Guinea pada tahun 1964. Dia tinggal selama 39 tahun di Kebun Binatang Barcelona, Spanyol. Dimana pengujian mengungkapkan bahwa mutasinya unik yang dihasilkan dari perkawinan silang, yang melibatkan gorila betina dan gorila jantan yang ternyata menjadi pamannya. Kurang hitam, fitur wajah yang menutupi pigmen dan rambut gelap khas gorila, Snowflake memberikan penampilan yang unik kepada para manusia. Sungguh primata yang luar biasa.

2. Harimau

harimau-putih-white tiger

Anda pasti pernah melihat Macan di berbagai media, baik televisi dan Internet. Macan normal memiliki warna kulit orange dengan garis-garis berwarna hitam.

Namun pada Macan Albino, garis-garis yang berwarna hitam ini menjadi pucat. Macan albino ini pun memiliki keunikan genetika yaitu hidung dan telapak tangan berwarna pink dengan mata berwarna biru dan garis-garis berwarna abu-abu maupun coklat.

3. Kelelawar

Albino bat

Melihat salah satu mamalia terbang berburu, binatang kecil ini diselimuti keputihan yang merupakan suatu pengalaman paling menyeramkan di dunia alami. Kelelawar putih ini yang beruntung diantara spesies Albino lainnya dalam satu hal yaitu, mereka tidak menderita efek buruk dari sensitivitas sinar matahari pada albino umumnya.

4. Buaya

Rico_-_Albino_Alligator

Buaya putih mungkin merupakan legenda di perkotaan New York. Tapi sebenarnya buaya putih itu memang ada. Meskipun biasanya buaya berwana hijau, membaur dengan lingkungan asli rawa mereka seperti mengejar mangsa mereka, albinisme telah menghasilkan yang spektakuler. Seperti makhluk fiksi yang biasanya tidak akan bertahan di alam liar. Kurangnya pigmen di mata mengubah jumlah cahaya yang memasuki iris mata, terkemuka untuk paparan berlebihan terhadap kecerahan. Sebagai akibatnya, spesies albino, termasuk manusia, mungkin mengalami kepekaan terhadap cahaya.

5. Merak

showoff

Ketika hewan ini menari, maka burung merak akan memekarkan sayapnya yang indah, tentunya ini akan berbeda apabila Albino Merak yang memekarkan sayapnya maka anda akan melihat warna putih bagaikan salju.

Burung Merak memiliki banyak spesies dengan kombinasi warna yang berbeda-beda, namun burung merak yang paling terkenal berada di India.

6. Hiu Paus

albino-whale-shark_-e1375841727878

Selain Paus, hiu paus juga mungkin memiliki mutasi-mutasi yang mencuri warna. Albino ikan paus ditemukan di Kutub Utara dan Wilayah di perairan kutub Utara. Ikan paus albino tidak dapat hidup di air yang temperature nya panas maupun sedang, oleh karena itu ikan ini banyak di temukan di kutub utara, jumlah ikan paus albino ini di perkirakan sekitar hanya 2 Digit angka.

7. Lobster

16c624a3-8cc4-42d3-bc35-5802747a3b22

Kita cenderung berpikir albino makhluk sebagai vertebrata, membayangkan binatang seperti burung, mamalia, ikan, atau bahkan reptil. Namun, tidak ada makhluk terlalu kecil atau primitif hilang pigmen. Albino Arthropoda tidak kurang di Galeri liar putih. Lobster albino sangat langka ini terlihat seperti itu berenang melalui pemutih klorin, tapi itu benar-benar alami. Gen pigmen yang hilang, menyebabkan pasokan melanin tidak ada. Penemuan albino siput powelliphanta biasanya berwarna coklat, adalah sama mengejutkan para pencari. Spesies raksasa Selandia baru ini agak menyeramkan, karena merupakan hewan karnivora rakus.

8. Lumba-lumba

Albino-Dolphin-Visits-Florida-Shores-2

Lumba-lumba albino hanya terdapat sekitar 140 di dunia, sebagian besar Lumba-lumba albino memiliki ukuran yang lebih besar daripada Lumba-lumba pada normalnya. Memiliki Ukuran 2-3,5 Meter dan bahkan bisa tumbuh lebih dari itu.

9. Tupai

292234_620

Tupai merupakan hewan yang sangat lucu dan menarik, dimana biasanya dapat anda temukan berada di pepohonan sedang mencari makanan. Universitas di wilayah barat Kentucky, USA terkenal akan populasi Tupai Albino.

Hewan ini sangat langka, bahkan hanya beberapa orang saja yang pernah melihat Tupai Albino ini. Walaupun terlihat indah, namun Tupai ini memiliki kesulitan bertahan hidup, dimana genetika warnanya yang membuat Tupai ini sulit bersembunyi dari predator.

10. Singa

156765

Singa putih ini memiliki genetika unik dengan warna kulit Cream di seluruh kulitnya, bahkan bagi pemburu, singa albino ini merupakan harta karun yang harus di jaga hidup dan dilindungi.

Hanya terdapat sekitar 550 singa putih di dunia dan kebanyakan singa putih ini berada di Kebun Binatang besar.

Jadi, manakah yang paling menakjubkan menurut kalian?