Kadal merupakan reptil unik yang memiliki kemampuan adaptasi luar biasa. Mereka hidup dibanyak tempat, terutama di daerah dengan panas yang ekstrem kita dapat menemukan spesies kadal dengan bermacam-macam bentuk, juga mekanisme adaptasi dan pertahanan yang luar biasa mengagumkan. Nah kali ini kita akan membahas tentang berbagai spesies kadal yang paling unik. Apa saja? Simak ulasannya dibawah ini!!!

  • Komodo

w

Tentu bagi warga negara Indonesia nama komodo pasti tak asing lagi. Komodo merupakan kadal karnivora terbesar yang masih hidup sekarang ini, biasanya ukuran hewan ini bisa mencapai hampir sepuluh meter panjangnya. Walaupun banyak mengkonsumsi makanan dari bangkai busuk, mereka juga akan mengejar mangsa hidup yang besar seperti rusa lalu memberi satu gigitan, setelah itu mereka hanya perlu menunggu saat korban mulai kehilangan darah dan terkena infeksi.

Berkat pola makan bangkai , air liur mereka cukup kaya dengan bakteri serius yang bisa melemahkan mangsa. Studi terbaru menunjukkan bahwa mereka juga memiliki racun. Selain itu, naga asli Indonesia ini dapat mengendurkan rahang mereka, meregangkan leher mereka dan mengeluarkan pelumas lendir berwarna merahuntuk menelan mayat secara utuh.

  • Bipes Biporus

gg

Kadal tikus meksiko atau “cacing baja” secara teknis bukan kadal ataupun ular, tapi Amphisbaenian. Reptil yang aneh ini umumnya mempunyai anggota badan yang kurang pada penglihatan, menghabiskan seluruh hidup mereka dibawah tanah di mana mereka berburu cacing dan serangga. Biporus ini cukup aneh, karena memiliki 2 kaki depan dengan cakar keil namun tidak memiliki kaki belakang.

  • Heloderma Suspectum

h

Hampir mirip dengan “kadal manik-manik,” Gila Monster pernah diakui sebagai salah satu kadal di dunia dengan gigitan berbisa, memberikan neurotoksin yang menyakitkan melalui alur gigi tajam kecil. Saat ini, kita tahu bahwa kadal lain ada juga yang memiliki bisa, meski dengan racun ringan dan kadal “Gila Monster” masih yang paling beracun.

  • Tokek Terbang

Tokek-Terbang

Banyak tokek memiliki kemampuan luar biasa untuk berlari pada permukaan apapun, bahkan pada kaca yang halus. Itu semua berkat cabang mikroskopis pada kulit jari kaki mereka, yaitu velcro seperti bahan pada tingkat molekuler. Tokek terbang menggunakan kaki berselaput, ekor luas dan kepakan kulit untuk meluncur dari pohon ke pohon, seperti tupai terbang.

  • Iguana Laut

sss

Iguana laut kepulauan Galapagos ini mengembangkan gaya hidup yang tidak dimiliki oleh reptil lain, seperti penguin atau singa laut, mereka menghabiskan seluruh hidup mereka di garis pantai, menyelam ke dalam air untuk mencari makanan mereka. Charles Darwin dikenal jijik oleh hewan-hewan ini ketika ia pertama kali menemukannya dan menyebut kadal ini dengan julukan “imps of darkness.”

  • Hydrosaurus Pustulatus

b

Melihat seperti merangkak langsung dari zaman Permian, kadal sailfin Filipina adalah omnivora amfibi pemakan buah-buahan, kacang-kacangan dan mangsa serangga kecil lainnya di dekat sungai tropis. Jari-jari kaki mereka diratakan memungkinkan spesimen kecil untuk melarikan diri dari predator dengan berjalan di atas air, suatu sifat yang juga dimiliki dengan kadal “Basilisk” atau kadal “Jesus”. Kadal jantan dewasa dikenal mempunyai warna biru yang indah, merah atau bahkan pola warna ungu.

  • Moloch Horridus

Moloch-horridus-768x576

Meskipun sama sekali tidak berhubungan dengan kodok bertanduk atau kadal “setan berduri” ,”moloch” telah mengembangkan banyak karakteristik yang sama dalam menanggapi lingkungan padang pasir, termasuk badan berduri, kamuflase berpasir dan diet dengan mengkonsumsi semut . Duri mereka membuat kadal ini agak sulit untuk ditelan oleh sang predator,

  • Phrynosoma

Phrynosoma-768x512

Kadal ini berjuluk “kodok bertanduk”, tubuh gemuk meliputi tanduk pelindung yang tebal dan duri. Mendiami lahan kering, lingkungan berpasir, mereka makan semut dan yang mengagumkan adalah, mereka merupakan salah satu mekanisme yang paling mengerikan pada pertahanan alam , ketika ketakutan, beberapa spesies dapat mengalirkan tekanan darah di kepala mereka sampai pembuluh kecil di sekitar mata mereka pecah, menyemprotkan aliran darah kepada si penyerang.

Kemungkinan sejenis darah yang asam ini diambil dari asam pada semut, memungkinkan mamalia predator tahu bahwa menyerang kadal gemuk ini hanya membuang-buang waktu mereka.  Namun Sayangnya, burung tidak terlalu perduli dengan semprotan kecut ini.

  • Brookesia Minima

Brookesia-minima

Bunglon adalah reptil yang sangat unik, dengan jari kaki mereka menyatu menjadi seperti penjepit lobster , ekor mereka dapat memegang, mereka mengekspresikan suasana hati mereka dengan mengubah warna, teropong seperti bola mata mereka bergerak secara independen satu sama lain dan lidah panjang mereka bisa diluncurkan pada masa serangga seperti senapan harpun . Yang tidak biasa dari jenis bunglon, adalah Brookesia minima, bunglon kurcaci daun, yang menjadi salah satu reptil terkecil yang pernah ditemukan manusia.

  • Phrynocephalus

Phrynocephalus

Juga disebut Toadhead Agama, kadal kecil yang tinggal di gurun ini menunjukkan beberapa perilaku anehnya. Mereka berkomunikasi satu sama lain dengan menurunkan dan menaikkan ekor mereka, tubuh mereka bergetar saat mengubur dirinya sendiri dengan cepat di pasir dan akan menakut-nakuti predator dengan tampangnya yang aneh sekaligus sangar, mulut yang berwarna-warni, dapat dilihat seperti gambar diatas.

Nah dari beberapa spesies kadal diatas, manakah yang paling unik??