Mari kita ulas salah satu misteri yang tak terpecahkan di dunia ini, Segitiga Bermuda adalah bagian mitos Samudera Atlantik yang secara kasar dibatasi oleh Miami, Bermuda dan Puerto Riko tempat lusinan kapal dan pesawat terbang menghilang. Keadaan yang tidak dapat dijelaskan mengelilingi beberapa kecelakaan ini, termasuk kecelakaan di mana pilot skuadron pembom Angkatan Laut AS menjadi bingung ketika terbang di atas area tersebut, pesawat tidak pernah ditemukan. Perahu dan pesawat lain tampaknya telah menghilang dari daerah itu dalam cuaca yang baik bahkan tanpa mengirim pesan bahaya melalui radio. Namun, meskipun segudang teori fantastis telah diajukan mengenai Segitiga Bermuda, tidak satu pun dari mereka membuktikan bahwa penghilangan misterius terjadi lebih sering di sana daripada di bagian samudera lain yang sering bepergian.

Wilayah yang disebut sebagai Segitiga Bermuda, atau Segitiga Setan, mencakup sekitar 500.000 mil persegi laut di ujung tenggara Florida. Ketika Christopher Columbus berlayar melalui daerah itu dalam perjalanan pertamanya ke Dunia Baru, ia melaporkan bahwa ada api yang besar (mungkin sebuah meteor) jatuh ke laut suatu malam dan bahwa cahaya aneh muncul di kejauhan beberapa minggu kemudian. Dia juga menulis tentang pembacaan kompas yang tidak menentu, mungkin karena pada saat itu sepotong Segitiga Bermuda adalah salah satu dari sedikit tempat di Bumi yang mempunyai daya magnetis yang sangat tinggi.

Beberapa sumber selama bertahun-tahun telah mengemukakan beberapa alasan yang berkaitan dengan penyebab alami seperti kesalahan manusia, kondisi cuaca ekstrem.
Bahkan ada beberapa film dokumenter yang dibuat untuk menjelaskan ilmu di balik aktivitas misterius di wilayah tersebut.

Fantastic-Bermuda-Triangle-Wallpaper-Island-Image-Tree-Picture (1)

Fakta Mengenai Segitiga Bermuda

Segitiga bermuda sudah menjadi kuburan kapal di dasar laut, di karenakan sudah banyak kapal yang menghilang disana secara mendadak, tempat ini sering disebut sebagai kuburan bagi para kapal, di karekanan sudah ada lebih dari 3.000 bangkai kapal di dasar laut nya. Dan sakin banyak nya sampai-sampai para penyelam bisa berenang di antara bangkai-bangkai kapal tersebut, salah satunya adalah Cristobal Colon, kapal yang kandas pada tahun 1936 dalam perjalan rute New york ke Amerika tengah

Pada tahun 1981, badan penyelidikan geologi Amerika Serikat mengeluarkan teori ilmiah tentang adanya gas metana di wilayah segitiga bermuda. Itulah mengapa banyak pesawat terbang dan kapal laut menghilang secara misterius. Katanya gelembung gas metana yang muncul di permukaan air bisa menurunkan gaya apung di lautan, penelitian ini di anggap masuk akal karena laut merupakan penghasil metana paling besar di alam selain di lapisan tanah atau es.

Dan di perkirakan adanya black hole. Black hole adalah sebuah lubang besar yang memiliki kemampuan untuk menyedot apapun di sekitarnya, sampai saat ini misteri lubang hitam masih menjadi perdebatan para ilmuan. Sama seperti black hole teori bahwa blue hole pun mengemuka, di duga ada sebuah lubang besar di tengah lautan bermuda yang memiliki arus bawah air sekaligus daya hisap luar biasa tinggi. Bahkan tak jarang kekuatannya mampu, menghisap pesawat yang terbang ratusan kilometer di atasnya.

Christopher Columbus, misteri segitiga bermuda ternyata sudah muncul sejak tahun 1492. Saat itu Chistopher Columbus sedang berlayar ke amerika melintasi segitiga bermuda, jarum kompasnya beberapakali berubah-ubah padahal cuaca sedang keadaan baik dan pada suatu malam awak kapalnya di kejutkan dengan terjunnya bola bola api ke dalam laut. Namun banyak orang yang menganggap Christopher Columbus beruntung, dikarenakan kapalnya tidak sampai di telan oleh lautan

Piramida crystal, banyak ilmuan mengatakan ada piramid di kedalam 2.000 meter di dasar segitiga bermuda konon piramida crystal itulah yang menjadi biang keladi hilangnya kapal dan pesawat di area tersebut. Adapun yang menyebut area segitiga bermuda adalah lokasi Atlantis yang hilang dan ada juga yang mengatakan bahwa segitiga bermuda adalah kerajaan iblis yang menuntut tumbal. Benarkah demikian? tidak ada bukti sahih yang menguatkan dugaan dugaan itu.

Bermuda-three

Killer clouds, pada tahun 2016 para ilmuan menemukan “killer clouds” awan yang bisa menghancurkan banyak kapal serta pesawat, fenomena ini dapat menyebabkan angin mematikan yang mereka sebut sebagai bom udara, mereka percaya bahwa ledakan brutal ini mampu membalik kapal bahkan menenggelamkan pesawat ke dalam laut. Para peneliti menyebutkan awan yang berbentuk Hexagonal itu dapat berkumpul dan membentuk awan besar. Kekuatan awan ini sangat mengerikan, awan ini mampu membuat ombak setinggi 14 meter di lautan segitiga bermuda

Gelombang gulf stream, pada tanggal 18 maret 1781 kapal angkatan laut AS menghilang tak berbekas, peneliti menjelaskan yang menyebabkan hilangnya kapal di segitiga bermuda adalah gulf stream, tak hanya itu laut di segitiga bermuda memiliki kedalaman hingga 3.000. meter, dengan kondisi topografi seperti itu wajar saja jika segitiga bermuda bisa menelan kapal hingga tak pernah di temukan.

Masih banyak lagi fakta-fakta tentang segitiga bermuda ini, sebelum radio dan radar ditemukan para pelaut tidak tahu ada badai atau angin topan berada di dekatnya, badai yang datang tiba tiba itulah yang menyebabkan banyak nya kapal yang hilang disana, Tidak ada bukti bahwa penghilangan secara misterius terjadi dengan frekuensi yang lebih besar di Segitiga Bermuda daripada di daerah samudera luas lainnya, ”pelaut dan penerbang terus menjelajah melalui segitiga untuk menemukan fakta-fakta dan penyebabnya, dan para ilmuan pun masih terus berusaha mencari kebenaran tentang masalah ini.

Segitiga bermuda adalah tempat paling misterius di dunia saat ini, di karekan terjadinya banyak pesawat dan kapal yang hilang disana begitu saja saat memasuki wilayah segitiga bermuda, dan sampai sekarang pun belum ada yang tau pasti penyebabnya dari kemisteriusan ini. dan tempat inipun di jelaskan luasnya sebesar 4.000.000 kilometer persegi yang membentuk garis segitiga, nama itu pun di gunakan pertamakali oleh Vincent Gaddits dalam tulisan di dalam majalah argosy pada tahun 1964.

Demikianlah ulasan kita tentang misteri segitiga bermuda, di bumi ini masih banyak misteri yang belum bisa di pecahkan oleh manusia. Semoga ulasan di atas bisa menambah pengetahuan.