Bunuh diri merupakan suatu upaya yang secara sadar dilakukan oleh manusia dengan bertujuan untuk mengakhiri kehidupan atau menghilangkan nyawa manusia itu sendiri. Namun, dibalik kejadian ini, pasti ada sesuatu hal yang menjadi alasan mengapa manusia melakukannya. Apa saja kira-kira alasannya? Liat kebawah!!!

1. Depresi

depression1-300x201

Penyebab paling umum yang sering ditemui sebagai alasan mengapa seseorang melakukan tindakan bunuh diri yaitu tidak lain dan tidak bukan adalah depresi. Berbeda halnya dengan frustasi atau stres yang sekedar emosi, depresi adalah sebuah kondisi medis dimana seseorang merasa tertekan dan tidak bersemangat.

Dalam jangka waktu yang relatif, seseorang merasa sedih, gelisah, pikiran kosong, putus asa, tidak berdaya, merasa tidak berarti atau lainnya. Seseorang yang merasakan hal-hal seperti ini seakan-akan sudah tidak melihat arti dari sebuah kehidupan. Hal-hal lain yaitu orang-orang yang mengalami depresi tidak lagi bersemangat untuk melakukan hal-hal yang ia senangi sebelumnya. Dari sini dapat dilhat mengapa depresi adalah kasus paling umum di seluruh dunia sebagai penyebab bunuh diri.

2. Kesulitan Ekonomi

aq

Tak dapat dipungkiri lagi jika semua kebutuhan utama di dunia ini membutuhkan uang. Inilah yang menjadi salah satu alasan paling umum mengapa seseorang melakukan bunuh diri. Mereka yang tidak berkecukupan dan terkadang merasa tertekan serta mencoba mencari berbagai cara instan untuk mendapatkan uang tersebut, baik dengan hutang, berbuat kejahatan, dan lainnya. Dari sinilah rasa tertekan tersebut membuat beberapa orang sudah tidak tahan lagi dan mengambil jalur singkat yaitu dengan bunuh diri.

“Jika kamu terlahir miskin itu bukan kesalahan kamu, tapi jika kamu meninggal miskin itu adalah kesalahan kamu”. – Bill Gates

3. Patah Hati

broken-heart-syndrome_360027467-750x410-300x164

Tidak semua cerita cinta dapat berakhir dengan happy ending, assikk. Banyak perpisahan terjadi saat sebelum seseorang dapat bertemu dengan pasangan sejatinya. Namun tidak semua orang dapat melewati masa patah hatinya itu. Beberapa ada yang ingin mendapatkan perhatian mantan pasangannya dengan mencoba bunuh diri, beberapa ingin membuat mantan pasangannya menyesal dengan bunuh diri dan beberapa tidak dapat menahan rasa patah hatinya.

4. Kegagalan

young-businessman-sadness-798x350-300x132

Kegagalan adalah ketakutan paling besar dari manusia. Ada saatnya dimana dalam kehidupan ada hal-hal yang telah kita perjuangkan namun berakhir tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Mereka yang pada akhirnya memutuskan untuk melakukan tindakan bunuh diri biasanya bukan lagi takut akan kegagalan melainkan benar-benar telah mengalami kegagalan. Bahkan tidak jarang kegagalan yang terlihat sepele dapat mendorong mereka untuk melakukan tindakan menyedihkan tersebut.

5. Rasa Takut

Tips-membangkitkan-semangat-hidup-300x248

Setiap orang pasti memiliki rasa takut. Jika berkata bahwa seseorang tidak memiliki rasa takut akan apapun, maka itu adalah sebuah kebohongan. Pasti ada suatu hal yang dapat membuat Anda takut, baik itu dalam bentuk nyata, phobia, ataupun hal-hal abstrak seperti kegagalan. Apabila seseorang harus menghadapi rasa takutnya secara terus menerus dan mentalnya tidak cukup kuat, maka ia dapat menjadi gila. Dan tak perlu ditebak lagi, pasti ujung-ujungnya bunuh diri.

6. Penyakit

woman-sick-in-bed-300x200

Sebuah studi menemukan bahwa setiap harinya ada setidaknya 1 orang yang melakukan tindakan bunuh diri karena menderita penyakit kronis atau penyakit terminal. Mereka yang menderita penyakit kronis ini mengetahui bahwa mereka sudah tidak dapat disembuhkan dan umur mereka tidak lagi panjang, tidaklah jarang terlintas di benak mereka lalu untuk apa mereka hidup. Inilah yang biasanya berakhir dengan mereka mengambil nyawa mereka sendiri.

7. Kelainan Mental

gangguan-mental-pada-anak-1000x400-300x120

Dalam dunia medis, ada sebuah kondisi kelainan mental langka yang dikenal dengan nama schizophrenia, yakni sebuah kondisi dimana pasien memiliki kelainan perilaku sosial dan gagal membedakan mana yang asli dengan mana yang palsu. Mereka yang menderita penyakit ini sering sekali dikaitkan dengan tingginya aksi bunuh diri yang terkait dengan kondisi kelainan mental. Bahkan kalaupun aksi bunuh dirinya sudah digagalkan, ada kemungkinan 20-40% pasien yang sama akan mencoba melakukan tindakan bunuh diri lagi. Beberapa sumber mengatakan penderita schizophrenics terkadang mendengar suara-suara yang mendorong mereka untuk bunuh diri.

Di sisi lain kelainan mental memang merupakan salah satu hal paling umum yang dapat menyebabkan seseorang untuk bunuh diri. Mungkin apa yang tadinya menurut kita berbahaya atau tidak wajar untuk dilakukan, adalah hal yang biasa saja bagi para penderita kelainan mental. Inilah sebabnya mengapa di rumah sakit jiwa ada sebuah ruangan yang dikhususkan untuk mengurangi resiko pasien penderita untuk menyakiti dirinya sendiri.

8. Kesepian

lonely_bench_1_by_mezuss-d524dn2-300x225

Ke fase terakhir. Percaya atau tidak jika seseorang yang sangat eksis di sosial media dengan teman atau follower sampai ribuan, pada nyatanya mungkin saja adalah orang yang sangat kesepian? Kesepian atau kesendirian sendiri adalah sebuah perasaan sedih dimana seseorang merasa tidak ada yang peduli dengan dirinya atau ia tidak memiliki orang-orang yang dapat dikasihi dalam hidupnya. Bentuk lain dari kesepian ini adalah isolasi yang dapat dilakukan oleh orang lain.

Apapun itu, pada nyatanya isolasi dan kesepian adalah hal-hal yang memang dapat menyebabkan seseorang bunuh diri. Perasaan seperti ini dapat terjadi karena banyak hal namun beberapa yang paling signifikan dalam hal bunuh diri yaitu kehilangan orang terkasih, kehilangan anak, hidup sendiri, atau menderita penyakit terminal.

Bunuh diri bukanlah jalan keluar terakhir. Semua problem berat dapat diatasi dan banyak orang yang telah berhasil melakukannya. Kehidupan Anda sangat berharga termasuk bagi orang lain. Jadi pikirkanlah kembali jika Anda ingin melakukannya. Terima Kasih!!!