Cokelat adalah makanan favorit bagi banyak orang. Namun ada banyak orang yang tidak mengetahui beberapa fakta yang paling menarik tentang cokelat. Mungkin kaum muda atau tua, laki-laki atau perempuan akan terkejut ketika mengetahui bahwa makanan favorit ini sudah ada sejak selama lebih dari 3000 tahun.

Tiga komponen penting yang terdapat dalam coklat yaitu coklat, susu, dan gula. Cokelat sangat bermanfaat untuk kesehatan Anda. Berikut adalah manfaat cokelat untuk kesehatan.

 

1. Membantu sistem saraf dan otak: Cokelat mengandung vitamin-C dan antioksidan flavonoid yang memiliki komponen utama yaitu, polyphenol seperti Catechin, epicatechins, dan procyandins yang mencegah otak dan sistem saraf menjadi membosankan dengan usiasementara itu juga cokelat melindungi sistem saraf dan otak dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Cokelat juga meningkatkan kadar serotonin di otak, meningkatkan efisiensi otak, menjaganya agar tetap aktif dan tajam. Cokelat juga membantu dalam pengobatan gangguan saraf seperti penyakit Alzheimer.

2. Fungsi hati: Flavonoid seperti epicatechin dan asam galat sangat efektif dalam menjaga jantung sehat, khususnya terhadap usia dan stres. Asam stearat asam lemak yang ditemukan di cokelat, memberikan kontribusi untuk kadar kolesterol dan bahkan dapat mengurangi kemungkinan serangan jantung. Sifatsifat antioksidan flavonoid juga melindungi jantung terhadap kerusakan yang timbul akibat radikal bebas.

3. Suasana Lift, antidepresan dan stimulan: Cokelat mengandung kafein (walaupun tidak sebanyak kopi) yang merupakan alkaloid, theobromine dan phenylethylamine (amine yang dikenal sebagai anti-depresan). Cokelat sangat efektif sebagai obat penenang suasana hati dan depresi. Cokelat juga mengandung Tryptophan, asam amino yang memiliki efek menenangkan. 

4. Tekanan darah: Flavonoid di cokelat mengandung polyphenol seperti Catechin, epicatechins dan procyandins yang meningkatkan nitrat dalam darah, yang membantu menjaga tekanan darah. Nitrat oksida ini bermanfaat dalam mencegah penebalan atau koagulasi (penggumpalan) darah dan mempertahankan fluiditas, sehingga mengurangi tekanan pada pembuluh darah dan akhirnya mengatur tekanan darah. Satu senyawa lain, yaitu Theobromine yang membantu dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Kalium dalam cokelat juga membantu dalam menurunkan tekanan darah. Di sisi lain, jika orang-orang yang menderita tekanan darah rendah, stimulan seperti kafein dan theobromine, serta gula yang hadir dalam cokelat, membantu meningkatkan tekanan darah ke arah yang benar.

5. Oksidasi: Polyphenol seperti Catechin, epicatechins, procyandins (komponen flavonoid), dan vitamin-C di cokelat adalah antioksidan yang sangat baik. Mereka mengurangi dampak radikal bebas dan menyembuhkan kerusakan yang disebabkan oleh sampingan selular berbahaya. Cokelat juga sangat efektif dalam mencegah gangguan yang berkaitan dengan usia seperti hilangnya penglihatan, pendengaran, kusam dari otak, degenerasi makula, dan gangguan saraf.

6. Diare: Cokelat mengandung alkaloid yang dapat menyembuhkan diare yang digunakan selama berabad-abad.  

7. Kanker: Flavonoid dalam cokelat memiliki kandungan anti karsinogen yang mencegah pertumbuhan sel-sel kanker, ini dibantu oleh antioksidan untuk menetralkan karsinogenik karena radikal bebas.

8. Batuk & dingin: Cokelat memiliki vitamin-C, alkaloid, dan flavonoid yang ada di dalamnya, yang memberikan bantuan untuk menghilangkan batuk dan pilek. Asam lemak seperti asam stearat, asam palmitat, asam oleat  dapat meringankan sakit tenggorokan karena terus-menerus batuk dan pilek.

Manfaat lain cokelat: asam lemak seperti asam stearat dan asam palmitat membantu menambah berat badan dan memberikan energi tanpa risiko kolesterol. Ketika kakao menjadi cokelat, jumlah kolesterol yang Anda Dapatkan tergantung pada jenis susu dan produk susu (mentega, padatan susu) yang digunakan. Kandungan gula pada cokelat juga memberi energi dan membuat tubuh rileks. Cokelat juga kaya akan mineral seperti besi (baik untuk darah), kalsium (baik untuk tulang), magnesium (obat keasaman dan meningkatkan pencernaan), tembaga (desinfektan), dan kalium (mengatur tekanan darah).

Hati-hati jika mengkonsumsi cokelat yang banyak mengandung krim susu, mentega dan gula, tidak dianjurkan untuk orang gemuk atau bagi mereka yang melakukan aktivitas fisik sangat sedikit. Selain itu, ada baiknya untuk atlet tidak memakan cokelat yang terlalu gelap dan banyak mengandung gula karena dapat menurunkan kadar gula dalam darah yang dapat menyebabkan kelelehan. Alkaloid dapat menyebabkan sakit kepala, migrain, gangguan neurotik, alergi dan sembelit.