Tsunami adalah perpindahan serangkaian gelombang laut yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba, kadang-kadang mencapai ketinggian lebih dari 100 kaki (30.5 meter), ke tanah. Dinding-dinding air ini dapat menyebabkan kerusakan yang luas ketika mereka mendarat.

Penyebab Terjadinya Tsunami

Gelombang menakjubkan ini biasanya disebabkan oleh gempa bumi besar, bawah laut di batas lempeng tektonik. Ketika bagian dasar laut di batas lempeng naik atau turun tiba-tiba, itu membuat air tergusur di atasnya dan meluncurkan gelombang yang bergulir dan akan menjadi tsunami.

Tsunami juga bisa disebabkan oleh tanah longsor bawah laut atau letusan gunung berapi. Mereka bahkan mungkin diluncurkan, karena mereka sudah berada di masa lalu kuno bumi, oleh dampak meteorit besar yang terjun ke lautan.

Tsunami mampu menyeberangi laut dengan 500 mil (805 kilometer) dalam satu jam, sama dengan kecepatan pesawat jet. Dengan kecepatan itu, mereka bisa menyeberangi hamparan seluruh Samudra Pasifik dalam waktu kurang dari sehari.

Di kedalaman laut, gelombang tsunami mungkin muncul hanya satu kaki atau lebih tinggi. Tetapi ketika mereka mendekati garis pantai dan masuk ke air dangkal mereka memperlambat dan mulai berkembang bertumbuh dalam energi dan tinggi. Puncak gelombang bergerak lebih cepat daripada bagian belakang mereka, yang menyebabkan mereka bangkit drastis.

Akibat Terjadinya Tsunami

Palung tsunami, titik yang rendah di bawah puncak gelombang sering mencapai pantai pertama. Ketika itu terjadi, itu menghasilkan efek vakum yang menghisap pesisir pantai menuju ke laut dan mampu menyeret pelabuhan dan lantai laut. Mundurnya air laut adalah tanda peringatan penting tsunami, karena puncak gelombang dan besar volume air biasanya memukul pantai lima menit kemudian. Mengenali fenomena ini dapat menyelamatkan jiwa.

Tsunami biasanya terdiri dari serangkaian gelombang, disebut kereta gelombang, sehingga kekuatan destruktif dapat diperparah seperti gelombang mencapai pantai. Orang-orang yang mengalami tsunami harus ingat bahwa bahaya tidak telah berlalu dengan gelombang pertama dan harus menunggu kata resmi bahwa itu aman untuk kembali ke lokasi yang rentan.

Beberapa tsunami tidak muncul di pantai sebagai gelombang besar, tetapi sebaliknya menyerupai air pasang bergelombang yang cepat di daerah pesisir.

Pertahanan terbaik terhadap tsunami apapun adalah peringatan dini yang memungkinkan orang untuk mencari lokasi yang lebih tinggi. Sistem peringatan Tsunami Pasifik, sebuah koalisi dari 26 negara yang berkantor pusat di Hawaii, menjaga peralatan web seismik dan alat pengukur tingkat air untuk mengidentifikasi adanya tsunami di laut. Sistem serupa yang diusulkan untuk melindungi daerah-daerah pesisir di seluruh dunia.

Para ilmuwan telah membuat rincian data tentang banyaknya korban jiwa karena tsunami dan besarnya kerusakan yang terjadi karena Tsunami.

Berikut ini adalah beberapa bencana tsunami terbesar yang pernah terjadi di dunia:

  • Aceh, Indonesia

Tsunami Aceh

Gempa dengan kekuatan sebesar 9.1 SR di Aceh pada tanggal 26 Desember 2004 ini menjadikan tsunami yang dahsyat dan meluluhlantakkan semuanya. Gempa terjadi di bawah laut pada kedalaman 30 km yang menyebabkan terjadinya patahan pada lempeng bumi yang ada di dasar laut. Gelombang tsunami yang muncul adalah setinggi 50 meter. Gelombang tersebut bergerak dan menghantam daratan sampai 5 km jauhnya. Korban jiwa karena bencana ini adalah sebanyak 230.000 orang. Sementara kerugian karena kerusakan sekitar 10 milyar dolar AS.

  • Tohoku, Jepang

tel_02

Tsunami ini terjadi di kota yang ada di Jepang pada 11 Maret 2011. Gelombang tsunami setinggi 10 meter dengan kecepatan 800 km/jam menghantam pantai timur Jepang. Korban tewas karena bencana ini adalah 18.000 orang.

Gelombang tsunami muncul karena adanya gempa berkekuatan 9,0 SR pada kedalaman 24,4 km di bawah permukaan laut. Getaran yang keras sekali dari bencana ini membuat adanya darurat nuklir karena kebocoran uap radio aktif di pembangkit listrik tenaga nuklir yang ada di Fukushima Daiichi.

  • Lisbon, Portugal

730__Chap8Fig1-Lisbon1755TsunamiIlustrasi

Gempa bumi berkekuatan 8,5 SR menyebabkan terjadinya tiga serangkaian gelombang tsunami besar hingga setinggi 30 m yang menghantam beberapa kota di sepanjang pantai Portugal dan Spanyol Selatan. Gelombang tsunami yang sangat kuat ini terus bergerak cukup jauh dan menghantam Carlise Bay, Barbados dengan tinggi gelombang hingga 31,5 m dan menelan korban jiwa sebanyak 60.000 orang tewas di tiga negara, Portugal, Maroko dan Spanyol.

Mungkin kita tidak akan mengetahui kapan akan terjadinya bencana ini, namun semakin berkembangnya zaman dan ilmu teknologi, kita mampu untuk mengetahui tanda-tanda sebelum bencana terjadi. Persiapkan diri dan hati-hati. Semoga saja bencana mengerikan ini tidak akan pernah terjadi lagi dimana pun terutama di sekitar kita.