Jika kamu pernah nonton film Inception (2010), mungkin kamu akan sedikit mengerti tentang teori lucid dream ini, mengapa? Karena Inception dan lucid dream memiliki kesamaan, yaitu sama-sama mampu mengendalikan diri dalam mimpi. Kamu bingung? Yaudah mari kita bahas mengenai lucid dream agar kamu tidak kebingungan!

Apa Itu Lucid Dream?

Pernahkah kamu sadar jika kamu sedang berada dalam mimpi? Jika kamu sadar, pernahkah kamu mencoba mengendalikan dirimu di dalam mimpi tersebut? Jika kamu pernah melakukannya, itu tandanya bukan berarti kamu punya ilmu supranatural atau memiliki indigo yang ada sejak lahir, tetapi yang kamu lakukan itu adalah lucid dream. Ini bukanlah kelebihan seseorang, melainkan hal yang biasa. Semua orang bisa melakukannya. Lantas apa itu lucid dream?

Lucid dream atau lucid dreaming adalah suatu keadaan dimana kamu sadar jika kamu sedang bermimpi. Di dalam teori ini, kamu mampu mengendalikan diri kamu di dalam mimpi tersebut.

Berbeda dengan mimpi biasa, di lucid dream, mimpi kamu akan menjadi lebih jernih. Ini karena otak kamu akan menjadi lebih aktif di dalam lucid dream. Apa ini berarti kamu tidak istirahat di malam hari? Tidak! Karena cuma beberapa bagian kecil yang aktif. Untuk itu, lucid dream lebih jernih dan jelas, tidak seperti mimpi biasa yang buram.

Di dalam lucid dream, fungsi kelima indera tubuh kita sangat bisa dirasakan. Kita bisa mengecap, menghirup, mendengar, melihat dan meraba, semua itu dapat dirasakan dengan jelas. Itu karena otak kita menipu kita dengan mengirimkan informasi yang telah kita rasakan sebelumnya.

Apa Benar Lucid Dream Itu Ada?

Pengendalian mimpi sudah dilakukan bertahun-tahun oleh biksu tibet, namun tidak dinamai lucid dream. Mereka menyebutnya dream yoga.

dreamyogapose

Konsep lucid dream pertama kali diperkenalkan oleh Celia Green tahun 1960. Pada saat itu, masih banyak orang yang belum terlalu percaya kalo lucid dream itu ada.

Tes resmi pertama dilakukan oleh Keith Hearne. Dia melakukannya dengan menangkap gerakan mata sang voluntir, Alan Worsley. Tetapi penemuannya tidak terlalu menarik perhatian massa, sehingga penelitiannya terpendam.

Doktor Stephen LaBerge adalah orang yang mempopulerkan lucid dreaming. Dia berkata: “Sangat mustahil untuk membuktikan kepada seseorang bahwa lucid dream itu ada sampai orang itu mengalaminya sendiri”.

Teknik Induksi Dalam Melakukan Lucid Dream

Ada dua tipe untuk menuju lucid dream, yaitu Wake Induce dan Dream Induce. Kedua tipe ini juga memiliki teknik yang tersendiri, seperti yang di bawah ini!

1. Wake Induce

A. WILD (Wake Induced Lucid Dreams), adalah teknik yang dilakukan dengan ‘kesadaran’ orang tersebut untuk masuk ke fase lucid. Dengan kata lain kita tidak tidur dan tetap terjaga hingga melewati fase REM (Rapid Eye Movement) dan Sleep Paralyze dimana akan langsung terhubung ke dunia lucid.

B. WBTB (Wake Back To Bed), adalah teknik yang sangat similar dengan WILD. WBTB biasanya dilakukan untuk mengoptimalkan teknik WILD. Teknik ini mengaharuskan anda untuk tidur sebelumnya, dan setelah 4-5 Jam bangunlah sebentar, minum segelas air putih. Lalu lanjutkan tidur anda dengan menggunakan teknik WILD.

C. MILD (Mnemonic Induced Lucid Dreams), adalah teknik yang ditemukan oleh Dr. Stephen LeBerge. Teknik ini dilakukan dengan bantuan mimpi yang sebelumnya telah terjadi.

D. FILD (Finger Induced Lucid Dream), adalah teknik yang dilakukan dengan bantuan gerakan-gerakan jari yang akan membantu kita untuk masuk ke fase lucid.

E. CILD (Chakra Induced Lucid Dream), adalah teknik yang menggunakan bantuan Third Eye Chakra. Posisi mata ketiga ada di antara kedua alis mata.

F. EILD (Electrical/External Induced Lucid Dreams), adalah teknik yang menggunakan alat bantu eksternal untuk mencapai fase lucid dreaming. Contohnya seperti Googles Nova Dreamer, Vibrating Watch, Brainwaves, dan program/alat induksi lainnya.

2. Dream Induce

A. DILD (Dream Induced Lucid Dreams), adalah teknik yang menggunakan ‘kepekaan’ diri terhadap mimpi untuk mencapai fase lucid dreaming. Atau dengan kata lain, ketika sedang bermimpi, kita sadar ini adalah mimpi, dan dengan keinginan untuk lucid dream, kita akan masuk dan dapat melakukan dream bending.

B. DEILD (Dream Exit Induced Lucid Dreams), adalah teknik yang menggunakan bantuan alarm/LD Timer untuk mencapai fase lucid dreaming. Dengan kata lain ini adalah teknik yang menyadarkan penggunanya bahwa “Sedang Mimpi” dengan dibunyikannya alarm tersebut.

C. RC (Reality Check), adalah sebuah aktivitas yang meyakinkan diri bahwa apa yang kita alami itu sedang dalam keadaan mimpi atau tidak. Praktiknya bisa bermacam-macam, tetapi umumnya dengan cara melihat anggota tubuh kita, jarum pada jam dan lain-lain.

D. ADA (All Day Awarness), adalah teknik yang ditemukan oleh member DreamViews bernama KingYoshi. Teknik ini merupakan salah satu alternatif dari Reality Check. Teknik ini mengharuskan kita untuk meluangkan waktu sejenak untuk memperhatikan secara detil hal-hal yang berada di sekitar kita. Hal ini dilakukan agar membuat otak kita sensitif supaya dapat dengan mudah melakukan pembedaan antara dunia nyata dan mimpi.

Begitulah lebih kurangnya mengenai lucid dream. Semoga bermanfaat!!!