Taj Mahal adalah sebuah monumen yang terletak di Agra, India. Taj Mahal terletak di tepi kanan sungai Yamuna di Taman Mughal yang luas yang mencakup hampir 17 hektar, di distrik Agra di Uttar Pradesh.

Dalam bahasa Arab, Taj Mahal dikenal sebagai “mahkota kerajaan”. Dikatakan menjadi permata seni Islam di negara yang didominasi Hindu. Seolah-olah menunjukkan kasus hamparan Kekaisaran Mughal, menggabungkan arsitektur dari seluruh penjuru Kekaisaran termasuk Islam, Persia, India dan gaya arsitektur Turki Utsmaniyah.

Dibangun oleh kaisar Mughal Shah Jahan sebagai kenangan dari istrinya Mumtaz Mahal. Pembangunan Taj Mahal dilakukan sejak tahun 1631-1648 melibatkan 20.000 pekerja. Tidak hanya itu, pembangunannya juga melibatkan para arsitek, seniman kaligrafi, pematung, hingga ahli mosaik. Para ahli di bidangnya ini didatangkan dari Persia, Suriah, dan Eropa. Bahkan Shah Jahan juga mengerahkan armada 1.000 ekor gajah untuk membawa bantuan berharga dari berbagai pelosok India dan sejumlah negara Asia lainnya. Ribuan pekerja ini ditempatkan di pemukiman sebuah kota kecil bernama Taj Ganj. Namun, mereka lebih suka menyebutnya sebagai “Mumtazabad” atau “Kota Mumtaz”.

Berikut ini adalah fakta menarik tentang Taj Mahal:

  • Shah Jahan dan Mumtaz Mahal

Kaisar Mughal Shah Jahan memiliki Taj Mahal yang dibangun dalam memori dari istrinya yang ketiga, Mumtaz Mahal, yang dianggapnya berharga. Mumtaz Mahal meninggal saat proses melahirkan anak yang keempat belas pada tahun 1631.

  • Waktu dan jumlah

Pembangunan Taj Mahal dimulai pada tahun 1632, setahun setelah kematian permaisuri Mumtaz. Pembangunan selesai pada tahun 1653, yang berarti butuh waktu sekitar 22 tahun untuk menyelesaikan bagian menakjubkan arsitektur ini. Pada saat itu, diperkirakan biaya untuk membangun Taj Mahal adalah sekitar 32 juta rupee, yang bila diperhatikan dari segi nilai mata uang saat ini akan menjadi jumlah yang sangat fantastis yaitu lebih dari 1 triliun rupiah.

  • Konstruksi dan karyawan

Arsitek di balik semua keajaiban ini adalah Ahmed Lahauri. Dia membutuhkan lebih dari 20.000 orang untuk membangun sebuah Taj, termasuk buruh, pengukir batu, pelukis, seniman bordir, ahli kaligrafi, dan banyak orang lain. Namun, bagaimana batu-batu dan bahan-bahan yang diperlukan untuk pembangunan makam diangkut? Itu adalah gajah, yang digunakan untuk melakukan tugas tersebut, dan hebatnya, ada lebih dari 1.000 gajah yang dipekerjakan.

  • Bahan yang digunakan

Bangunan paling mewah saat inipun tidak dapat mengalahkan kemegahan Taj Mahal. Karena mereka dibangun menggunakan bata merah namun tidak demikian dengan bangunan mewah di tepi sungai Yamuna ini. Seluruh tembok bangunan megah ini dibangun menggunakan marmer putih. Marmer dengan kalitas nomer satu ini didapat dari Rajasthan, Afghanistan, Tibet dan Tiongkok. Namun hal ini belum cukup bagi kaisar, karena ia menambahkan batu mulia lain untuk menghiasi marmer-marmer tersebut. Jadi tak heran jika biaya yang dikeluarkan untuk membangun Taj Mahal sangat mahal.

  • Prasasti

Taj Mahal dedikasi dan penghormatan untuk Mumtaz Mahal, memiliki kaligrafi di seluruh interior dan eksterior, yang antara lain pola dan prasasti suci, juga memiliki kaligrafi pada makam yang mengidentifikasi dan memuji Mumtaz Mahal. Fakta lain yang menarik adalah bahwa ada 99 nama Allah yang ditemukan di sisi makam yang sebenarnya sebagai kaligrafi prasasti.

  • Kesempurnaan Taj Mahal

Taj Mahal adalah salah satu struktur dunia yang paling simetris. Empat sisi identik sempurna, dibangun dengan menggunakan prinsip-prinsip replikasi diri dan simetri dalam geometri dan arsitektur, sehingga menciptakan sebuah gambar cermin di kedua sisi. Namun terdapat dua makam yang berbeda ukuran di dalam bangunan. Ini untuk membedakan antara makam laki-laki dan perempuan. Empat menara juga dibangun menjorok keluar agar jika ambruk tidak mengenai struktur utama bangunan.

  • Mengubah suasana hati dari Taj Mahal

Apakah Anda tahu bahwa Taj Mahal memiliki dosis warna yang berbeda pada waktu yang berbeda. Marmer putih dan ubin reflektif membantu Taj mengubah warna. Di pagi hari Taj Mahal akan nampak merah muda yang merona dan akan berubah menjadi putih bersinar di siang hari kemudian jika malam tiba warna akan berubah seketika menjadi emas yang mengkilap diterpa cahaya rembulan. Perubahan warna ini dianalogikan dengan suasana hati seorang wanita atau lebih spesifiknya suasana hati Mumtaz Mahal.

  • Serangan Taj Mahal

Pemberontakan yang terjadi pada tahun 1857 ternyata memakan korban berupa kerusakan Taj Mahal. Meskipun tidak parah namun tetap saja bangunan megah ini pernah terluka akibat insiden ini. Bagian taman dan beberapa bagian gedung dirusak para pemberontak.

  • Mitos

Mitos mengatakan bahwa pada waktu itu Kaisar Shah Jahan memotong semua jempol pekerja Taj Mahal guna mencegah mereka untuk membangun replika karyanya. Namun, hal ini tidak benar. Mitos populer lain tentang Taj Mahal adalah pernah suatu ketika Kaisar Shah Jahan ingin membangun Taj Mahal dengan warna hitam pekat di keseluruhan bangunan. Namun usaha itu tidak berhasil karena tahtanya terlanjur digulingkan.

  • Taj Mahal adalah kuil Shiv?

Taj Mahal dibangun dengan perpaduan arsitektur India, ersia, dan Islam dan dianggap sebagai maha karya era Mughal. Namun seorang penulis dari India bernama PN Oak, mengklaim jika Taj Mahal sebenarnya adalah Kuil Shiv (kuil hindu) dan istana Rajput yang dibangun oleh raja Hindu, Parmar Dev. Ia menulis jika kaisar Shah Jahan telah menyita bangunan itu dari Parmar.

Untuk membuktikan klaimnya itu ia mengajukan permohonan kepada pihak terkait untuk menggali lebih dalam bangunan itu namun tuntutannya mendapat penolakan oleh Pengadilan Tinggi setempat. Hari ini Taj Mahal difungsikan sebagai tempat wisata sekaligus masjid untuk beribadah umat islam.

Taj Mahal memang tempat yang indah. Ketika Anda mengunjunginya, pastikan Anda mengambil gambar bersama pasangan Anda dengan Taj Mahal sebagai latar belakangnya. Siapa tahu, cinta sang Kaisar dan pengabdian kepada istrinya menular kepada Anda dan pasangan Anda.